10.08.2008

Satu kepala tiga fikiran

Otak kita, sejak pertma diciptakan, telah memiliki potensi melebihi potensi apapun yang dimiliki alam semesta ini. Dalam sel-sel sarafnya yang amat kecil itu terkandung kekuatan yang sangat dasyat. Otak adalah perpustakaan yang sangat besar.

Kerjasama, keterkaitan, saling mempengaruhi dan memiki sumber awal yang sama, membuat otak dapat menghasilkan tiga jenis fikiran –fikiran rasional-intuitif, fikiran emosional,dan fikiran sepiritual. Apapun yang dilakukan manusia didunia ini, tiga fikiran itu merupakan alatnya.

Dengan kata lain, otak dengan tiga jenis fikirannya dapat membuat seseorang menjadi cerdas sekaligus baik, cerdas saja tidak cukup. Menciptakan bom nuklir atau pesawat luar angkasa bukanlan puncak penggunaan otak, karena semua itu hanyalah produk otak rasional yang berbasis pada cortex cerebri (kulit otak), bagin yang paling luar dari otak. Otak rasional sangat penting, tetapi bukanlah yang paling penting.

Sikap jujur, adil, rendah hati, dan pemaaf adalah sedikit dari sikap baik yang dapat dikembangkan oleh otak. Sistem limbik dan seluruh proses dan intergratif dalam otak memungkinkan itu dapat dilakukan. Manusia adalah puncak ciptaan Tuhan dengan sturktur tubuh yang sempurna, karna itu, sungguh mustahil jika ciptaan yang demikian baik ini dilengkapi dengan komponen untuk dapat membuatnya menjadi baik. Persoalannya adalah otak hanya disusutkan pada tahap rasional dan banyak orang tidak mau bersungguh-sungguh untuk memamfaatkannya untuk fungsi-fungsi lain.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar